empty
 
 
04.06.2026 03:41 PM
Analisis dan Proyeksi Harga GBP/USD: Risiko Terkait Iran Terus Membatasi Potensi Kenaikan

This image is no longer relevant

Pasangan GBP/USD sempat berupaya menarik minat beli namun gagal memperoleh momentum. Peningkatan minat terhadap pound terkait dengan pelemahan dolar AS setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat, Lebanon, dan Israel. Namun, potensi kenaikan lebih lanjut tampaknya terbatas di tengah ketidakpastian geopolitik yang masih berlanjut.

This image is no longer relevant

Pada hari Rabu, Lebanon dan Israel, melalui pernyataan bersama dengan Amerika Serikat, mengumumkan bahwa telah dicapai sebuah kesepakatan gencatan senjata setelah perundingan damai di Washington. Perkembangan ini meredakan kekhawatiran mengenai konflik regional yang lebih luas dan, sebagai konsekuensinya, mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven, sebuah tren yang terlihat sepanjang pekan ini. Hal ini menjadi faktor penting yang menopang GBP/USD. Meski demikian, eskalasi aktivitas militer di Teluk Persia masih mempertahankan risiko geopolitik dan dapat membatasi pelemahan yang lebih dalam pada dolar AS, sehingga diperlukan kehati-hatian sebelum membuka posisi beli agresif pada pasangan mata uang tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, militer AS melaporkan keberhasilan mencegat sejumlah rudal dan drone Iran yang menargetkan Kuwait dan Bahrain, sekaligus melancarkan serangan balasan terhadap Pulau Qeshm milik Iran. Sebagai tanggapan, pasukan Iran menyerang pangkalan militer AS di Bahrain. Perkembangan ini terjadi di tengah ketiadaan kemajuan nyata dalam negosiasi diplomatik AS–Iran, serta perselisihan yang masih berlanjut terkait program nuklir Tehran dan keamanan di Selat Hormuz. Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan kembali menaikkan suku bunga pada 2026 berpotensi mendukung dolar AS dan membatasi penguatan GBP/USD.

Menjelang rilis data ketenagakerjaan terbaru AS, yang dikenal sebagai laporan Nonfarm Payrolls (NFP), pada hari Jumat, para pelaku pasar mungkin memilih bersikap wait and see. Angka-angka kunci ini akan memberikan wawasan tambahan terkait arah kebijakan Federal Reserve ke depan. Bersamaan dengan perkembangan lanjutan di Timur Tengah, data ekonomi tersebut berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS. Namun, latar belakang fundamental saat ini tampaknya masih mendukung kubu bullish dolar AS, yang mengindikasikan bahwa GBP/USD berpeluang menarik minat jual baru di level harga yang lebih tinggi.

Dari perspektif teknikal, masih terlalu dini untuk membicarakan prospek bullish sampai pembeli mampu menembus secara meyakinkan di atas Simple Moving Average (SMA) 200 hari. Untuk benar-benar menguasai pasar, pihak buyer juga harus mampu bertahan di atas SMA 20 hari dan 100 hari. Untuk saat ini, sinyal negatif pada indikator osilator masih mendukung kubu seller.

Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama hari ini. Dolar AS mencatat penguatan terkuat terhadap dolar Australia.

This image is no longer relevant
Ringkasan
Urgensi
Analitik
Irina Yanina
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada Juni kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback